Langsung ke konten utama

Kuliah sambil kerja

Pertengahan tahun 2010 aku resmi lulus dari SMA, sebelum lulus aku berproses menjalani program Penjaringan Bibit Unggul Daerah (PBUD). Hingga aku berhasil masuk tanpa test di Universitas Mulawarman Kalimantan Timur pada jurusan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dengan jurusan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). 

Pilihan jurusan tersebut juga ada dorongan dari orangtua, karena mereka ingin aku menjadi guru, meskipun tidak terlalu bertolak belakang dengan keinginanku yang ingin menjadi seorang Psikologi anak. Namun, berjalannya waktu aku bisa menerimanya dan membawa ku pada pencarian guru Paud di sebuah sekolah swasta di Samarinda. Dan kuberanikan diri untuk menuliskan lamaran untuk bergabung dan aku terpilih 10 besar dari puluhan oranf pelamar setelah melalui proses yang cukup panjang. 

Ya! aku di terima saat masih menjadi mahasiswi semester 3! Dan aku di minta untuk mengikuti pelatihan guru di Jakarta, secara intensif alias selama 40 hari. Awalnya kedua orangtuaku ragu, namun aku meyakinkan bahwa aku bisa menjalanin keduanya dengan baik, mereka pun memberi restu. Aku juga berinisiatif menulis surat izin untuk bapak dan ibu dosen agar bisa mengizinkan kepergianku untuk belajar yang searah dengan jurusanku. Dan Alhamdulillah aku di izinkan untuk mengikuti pelatihan tersebut dengan membuat tugas membuat jurnal selama mengikuti pelatihan.

Ga kuliah tapi tetap belajar, selama sebulan lebiiiih belajar, mendengar, mengamati agar bisa menjadi pengajar yang terbaik. Disana aku banyak mempelajari ilmu mengajar, mengenali tahap belajar dan sosial anak, tata cara berkomunikasi kepada anak, dunia guru parenting. Alhamdulillah senang sekali bisa mendapat ilmu parenting sebelum menikah. Waktu kembali ke Kota asal pun tiba, aku dan teman teman terpilih harus membuat kurikulum yang terbaik untuk sekolah yang akan dibuka pertengahan juli 2012. Sebelum hari pembukaan sekolah tiba, aku sudah mengatur perkuliahanku yang awalnya pagi akan menjadi kuliah siang hingga sore, karena kegiatan sekolah Paud tempat aku mengajar bersistem fullday pagi hingga siang hari.

Resiko yang kujalani membagi waktu, pikiran dan tenaga. Mengajar dari pagi sampai jam 12.30, aku bergegas menuju kampus mengikuti perkuliahan meskipun sering terlambat, dan ketinggalan absen, namun teman-teman seperkuliahan tetap baik padaku sesekali kasihan karena hadir namun tak absen.. Sediih kalau ingat moment itu.. Selesai hingga pukul 17.00, aku pun pulang, mandi, makan malam, bincang ringan dengan ibu tentang aktivitasku sambil mempersiapkan pakaian seragam mengajar lalu aku bergegas istirahat untuk kembali menjalani aktivitas esok hari.. 

Memutar cerita kenangan ini ada mudah dan ada sulitnya, but its okay mari kita lanjutkan cerita nya nanti ya... 

Komentar